Program BK


PROGRAM BK SMAN 1 CIAWIGEBANG TAHUN 2008-2009

Gerbang

SMANCI

Program Bimbingan Konseling merupakan acuan dasar untuk pelaksanaan kegiatan satuan layanan bimbingan konseling. Perencanaan ini dibuat bersama oleh personil sekolah yang terkait dengan berpedoman pada petunjuk teknis dengan memperhatikan kondisi sekolah. Perencanaan tersebut berisi bidang-bidang layanan yang dialokasikan menurut waktu ( bulanan, semesteran dan tahunan ).

A. Jenis Layanan Bimbingan Konseling.

Berbagai jenis layanan dan kegiatan perlu dilakukan sebagai wujud penyelenggaraan layanan bimbingan terhadap sasaran layanan, yaitu siswa. Layanan dan kegiatan pokok tersebut yaitu :

  • 1. Layanan Orientasi.Yaitu layanan bimbingan yang memungkinkan siswa dan pihak-pihak lain yang dapat memberikan pengaruh besar terhadap siswa ( terutama orang tua ), memahami lingkungan sekolah yang baru dimasukinya. Untuk mempermudah dan memperlancar peran serta siswa di lingkungan yang baru.
  • 2. Layanan Informasi.Yaitu layanan bimbingan yang memungkinkan siswa dan pihak-pihak lain yang dapat memberikan pengaruh besar terhadap siswa ( terutama orang tua ), menerima dan memahami informasi ( seperti informasi pendidikan dan jabatan/pekerjaan ) yang dapat dipergunakan sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan.
  • 3. Layanan Bimbingan Penempatan dan Penyaluran.Yaitu layanan yang memungkinkan siswa mendapat penempatan dan penyaluran secara tepat ( misalnya penempatan dan penyaluran di dalam kelas, kelompok belajar, jurusan, ekstrakurikuler ) yang sesuai dengan potensi, minat, bakat dan kondisi pribadinya.
  • 4. Layanan Bimbingan Pembelajaran.Yaitu layanan bimbingan yang memungkinkan siswa mengembangkan diri berkenaan dengan sikap dan kebiasaan belajar yang baik, materi belajar yang cocok dengan kecepatan dan kesulitan belajarnyaserta berbagai aspek tujuan dan kegiatan belajar lainnya.
  • 5. Layanan Konseling Individual.Yaitu layanan bimbingan yang memungkinkan siswa mendapat layanan langsung tatap muka dengan pembimbing dalam rangka pembahasan dan pemecahan masalahnya.
  • 6. Layanan Bimbingan Kelompok.Yaitu layanan bimbingan yang memungkinkan sejumlah siswa secara bersama-sama memperoleh berbagai bahan dari nara sumber tertentu yang berguna untuk menunjang kehidupannya sehari-hari.
  • 7. Layanan Konseling Kelompok.Yaitu layanan bimbingan yang memungkinkan siswa mendapat kesempatan untuk membahas dan memecahkan masalah melalui dinamika kelompok.

B. Isi Layanan Bimbingan Konseling

Layanan bimbingan hendaknya disesuaikan dengan tujuan dan sasaran layanan bimbingan konseling serta karakteristik perkembangan siswa dan aspek pribadi, sosial, belajar dan karir. Disamping itu sebaiknya diperhatikan pula kebutuhan siswa dari masing-masing tingkatan kelas.

Isi layanan tersebut adalah :

1. Kelas X

1. Bimbingan Pribadi – Sosial :

  1. Pemantapan sikap dan kebiasaan serta pengembangan wawasan dalam beriman dan bertakwa terhadap tuhan yang maha esa.
  2. Pemantapan pemahaman tentang kekuatan diri dan pengembangannya untuk kegiatan – kegiatan yang kreatip dan produktip,baik dalam kehidupan sehari – hari maupun untuk peranannya di masa depan.
  3. Pemantapan kemampuan mengarahkan diri sesuai dengan bakat dan minatnya
  4. Pemantapan kemampuan berkomunikasi, baik melalui ragam lisan maupun tulisan secara efektif.
  5. Pemantapan kemampuan menerima dan menyampaikan pendapat serta berargumentasi secara dinamis, kreatip dan produktif.

2. Bimbingan Belajar

  1. Pemantapan sikap dan kebiasaan belajar yang efektif dan efesien serta produktif, baik dalam mencari imformasi dari berbagai sumber belajar, bersikap terhadap guru dan nara sumber lainnya, mengembangkan keterampilan belajar, mengerjakan tugas – tugas pelajaran, dan menjalani program penilaian hasil belajar.

3. Bimbingan Karir.

  1. Pemantapan imformasi karir yang umumnya, khususnya karir yang hendak di kembangkan.Orientasi dan Imformasi terhadap pendidikan yang lebih tinggi, khususnya sesuai dengan karir yang hendak dikembangkanan pemahaman diri berkenaan dengan kecenderungan karier yang hendak di kembangkan.
  2. Pemantapan orientasi.

2. Kelas XI

1. Bimbingan Pribadi – Sosial

  1. Pemantapan pemahaman tentang bakat dan minat pribadi serta menyalurkan dan pengembangannya pada / melalui kegiatan – kegiatan yang kreatip dan produktif. Usaha – usaha penanggulangannya.
  2. Pemantapan kemampuan pengambilan keputusan.
  3. Pemantapan kemampuan bertingkah laku dan berhubungan sosial, baik di rumah, maupun di sekolah, maupun di masyarakat luas dengan menjunjung tinggi tata krama, sopan santun serta nilai – nilai agama , adat, hukum, ilmu, dan kebiasaan yang berlaku.
  4. Pemantapan hubungan yang dinamis, harmonis, dan produktif dengan teman sebaya, baik di sekolah yang sama, di sekolah yang lain, di luar sekolah, maupun di masyarakat umumnya.

2. Bimbingan  Belajar

  1. Pemantapan penguasaan materi program belajar di sekolah menengah atas sesuai dengan perkembangan ilmu, teknologi dan kesenian.

3. Bimbingan Karir

  1. Orientasi dan imformasi terhadap dunia kerja dan usaha memperoleh penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

3. Kelas XII

1. Bimbingan Pribadi – Sosial

  1. Pemantapan pemahaman tentang kelemahan diri dan keputusan yang telah diambil.
  2. Pemantapan dalam parencanaan dan penyelenggaraan hidup sehat, baik secara rohaniah maupun jasmaniah
  3. Pemantapan pemahaman kondisi dan peraturan sekolah serta upaya pelaksanaanya secara dinamis dan bertanggung jawab.
  4. Pemantapa tentang hidup berkeluarga.

b. Bimbingan Belajar

  1. Mengevaluasi hasil belajar dan merencanakan perubahan yang diperlukan, mengenal dan mencari informasi di luar sekolah yang menunjang pencapaian tujuan belajar ).
  2. Pemantapan disiplin belajar dan berlatih, baik secara mandiri maupun berkelompok.

c. Bimbingan Karir.

  1. Pemantapan pemahaman dan pemamfaatan kondisi fisik, sosial, dan budaya yang ada di sekolah,lingkungan sekitar, dan masyarakat untuk pengembangan pengetahuan dan kemampuan, serta pengembangan pribadi.
  2. Orientasi belajar di perguruan tinggi.

C. Teknik, Waktu Dan Tempat Pelaksanaan

1. Teknik Pelaksanaan

  • Layanan bimbingan konseling dapat dilaksanakan dalam beberapa cara tergantung pada sifat permasalahan, jumlah siswa, kesiapan tenaga pembimbing, serta tersediannya waktu dan tempat. Berdasarkan hal-hal tersebut di atas maka cara-cara yang ditempuh antara lain:
  1. Dengan cara KlasikalYaitu cara pelayana kepada siswa yang sama kebutuhannya tanpa adanya pemisah.
  2. Dengan cara Kelompok.Yaitu melayani siswa yang sama kebutuhannya namun tidak tidak sesuai untuk sebagian siswa yang lain, misalnya perbedaan jenis kelamin, agama, usia dan sebagainya.
  3. Dengan cara Individual.
  4. Dengan cara Alih Tangan Kasus

2. Waktu

  1. Terjadwal
  2. Terjadwal tersendiri secara individual
  3. Mengambil waktu di luar jam pelajaran

3. Tempat Pelaksanaan

  1. Kegiatan layanan bimbingan memerlukan tempat secara baik dan tepat. Kegiatan bimbingan konseling dapat dilakukan di ruangan yang disiapkan secara khusus untuk keperluan tersebut atau di ruang kelas, di ruang laboratorium, atau di tempat lain yang telah disepakati bersama siswa.

D. Pembagian Tugas.

Drs. Agus Hakim, M.Pd Drs. Agus Hakim, M.Pd ( Kepala Sekolah ) :

Penangung jawab Layanan Bimbingan Konseling di SMAN 1 Ciawigebang, menangani siswa secara insidental

.

Aku_B

Drs. Amir Deden Riskomar ( Koordinator BK ) : menangani 7 kelas XI IPA dan IPS ( 280 siswa ), dengan memberikan layanan bimbingan konseling secara terjadwal dan insidental serta pengadministrasiaanya

.

Dra. Nina MarlianaDra. Nina Marliana ( Guru BK ) :  menangani siswa kelas X sejumlah 7 ( tujuh ) kelas ( 280 siswa ) dengan memberikan layanan bimbingan konseling secara terjadwal dan insidental serta pengadministrasiannya

.

Siti Rodiah, S.Pd Siti Rodiah S.Pd ( Guru BK ) : menangani 7 kelas XII IPA dan IPS ( 280 siswa ), dengan memberikan layanan bimbingan konseling secara terjadwal dan insidental serta pengadministrasiannya

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: